Hitam Putih


HITAM tak selamanya kelam,
PUTIH tak selamanya suci,
LELAH bukan berarti menyerah,
DIAM bukan berarti tak mau,

DIAM-ku karna LELAH,
LELAH karna tersesat dalam ruang PUTIH,
PUTIH yang penuh ke-HITAM-an,

Mulut ini bukan tak pandai bersyukur,
Hanya hati yang lelah menerima,
Otak yang selalu menginginkan PUTIH,
Tapi mata melihat ke-HITAM-annya,

Izinkan aku terdiam sejenak dalam LELAH,
LELAH akan keberadaan ruang ini,
agar aku dapat melihat kamuflase HITAM
sehingga aku dapat menerima PUTIH kembali.

aku tau..
tak akan ada PUTIH bila tak ada HITAM,
dan tak akan ada HITAM bila tak ada PUTIH,
itulah sebuah petuah sang penghibur,

salahkah aku bila ku LELAH?
bolehkah aku untuk DIAM?
aku bertahan dalam PUTIH,
tapi HITAM selalu datang

Aku diam...
Karena otak ini merasa bingung
Karena hati yang lelah tersenyum
Karena jiwa yang mulai kehilangan arah

Ku pikir PUTIH akan selalu jelas
Tapi HITAM tak mau mengalah
Namun HITAM tak jua memberi kepastian
Sehingga ku memutuskan ber-DIAM sejenak

Haruskan aku mengalah kepada HITAM?
Haruskah aku terlena akan PUTIH?
entah sampai kapan ini akan ku rasakan?
hanya waktu, jiwa, dan tuhan yang akan menjawabnya,

Komentar