Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018
Wajah yang Tak Sama Aku mematung di hadapan wajahku yang tersenyum, Hanya kanal air mata yang terlukis padanya, Melukiskan betapa indahnya perlombaan ini, Untuk mencari siapa yang memiliki wajah terbanyak, Bukan aku tak mau bersaing, Hanya aku tak punya banyak cara, Mungkin hanya berkedok topeng ini ku bisa bertahan, Hingga ku tak mengenali siapa sosok yang di depanku, Aku pun menatap sosok itu dengan mata berkaca-kaca, menyibak gelapnya relung hati ini, yang terduduk manis di sudut kesendiran, seakan dia ingin berkata " Tolong! Bebaskan! " Aku hanya bisa melihat tanpa bisa meraihnya, Ku coba untuk membangunkan pikiranku, Agar ku dapat menciptakan sekuncup bunga api, Tapi hujan es di sekitarnya mampu melayukannya, Aku mulai merintih dikala kupandangi wajahku kembali, Pucat pasi kini tergambarkan dirautnya, karena dinginnya ruang mulai menusuk, dan ribuan wajah mulai terpajang, Raut wajah itu penuh dengan persaingan Dan mereka mulai saling mencibir ...